Profil Desa Brokoh

2.1. Kondisi Desa
Potensi Sumber Daya Alam ( SDA ),
Potensi Umum
1. Luas Desa ;
Tanah Sawah :
o – Sawah Irigasi : 22.000 ha
o – Sawah Irigasi ½ teknis : 90.522 ha
o – Sawah Tadah Hujan : 16.810 ha
Tanah kering ;
o – Tegal / ladang : 20.474 ha
o – Pemukiman : 61.534 ha
Tanah basah ;
o – Tanah rawa : – ha
o – Tanah surut : – ha
Tanah Perkebunan ;
o – Tanah Perkebunan Rakyat : 3.700 ha
o – Tanah Perkebunan Negara : – ha
o – Tanah Perkebunan Swasta : – ha
Tanah fasilitas umum ;
o – Kas Desa : ….. ha
o – Perkantoran Pemerintah : 0.230 ha
o – Lapangan : 1.000 ha
o Tanah bengkok :
 – Kepala Desa : 6 ha
 – Sekertaris Desa : 2.3 ha
 – Kaur : 5.9 ha
 – Pembantu Kaur : – ha
 – Kadus : 5 ha

2. Tipologi Desa ;
 Desa Pantai ( – )
 Desa pegunungan ( – )
 Desa Perkotaan ( – )

Batas wilayah desa sebagai berikut :
 Sebelah Utara berbatasan dengan Desa Brayo
 Sebelah Selatan berbatasan dengan Desa Karang asem
 Sebelah Barat berbatasan dengan Desa Wates
 Sebelah Timur berbatasan dengan Desa Wonotunggal

3. Orbitasi ;
 Jarak ke Ibukota Kabupaten : 12 Km
 Jarak ke Ibukota kecamatan : 3 Km

2.1.1. Sejarah Desa
Desa Brokoh sudah ada semenjak kerajaan atau masa pendudukan Belanda, Pada saat sebelum tahun 1931 Brokoh masih masuk dalam wilayah kekuasaan Kabupaten ( Kadipaten ) Batang, dengan jumlah tidak lebih dari 150 orang, yanh menyebar di enam Dukuh, dengan segala kekurangan atau keterbelakanganyang pada waktu itu Desa Brokoh dipimpin oleh seorang Kepala Desa ( Lurah ) yang bernama Kasro beliau berasal dari Dukuh Kupang.
Pada tanggal 1 Januari1931 seluruh wilayah kabupaten Batang ditarik oleh penguasa Belanda yang kemudian disatukan dengan Kabupaten Pekalongan, Karena sesuatu hal Kepala desa brokoh diganti oleh Darsan, yang tercatat sebagai kepala desa ke dua dimasa pemerintahan Belanda, Setelah Indonesia merdeka jabatan kepala desa dijabat oleh Sanubari yang berasal dari dukuh Siwagu, setelah beberapa lama menjabat kemudian posisi kepala desa digantikan oleh Ambari beliau kepala desa pertama dari dukuh Krajan, kepemimpinan beliau tidak berlangsung lama karena tidak mau tunduk dengan kepemimpinan Belanda pada masa Agresi militer ke dua tahun 1949 maka nasib tragis menimpanya, beliau dibunuh kemudian jasadnya dibuang disungai Sendang.
Sepeninggalnya Ambari pemerintahan Desa Brokoh mengalami vacuum of power / masa kekosongan kekuasaan, dengan kesepakatan para tokoh masyarakat se- Desa Brokoh akhirnya diadakan pemilihan kepala desa yang kemudian tercatat sebagai pemilihan kepala desa pertama sepanjang sejarah berdirinya Desa Brokoh, yang pada waktu itu dimenangkan oleh Kardaan beliau berasal dari dukuh Siwagu yang merupakan sosok kepala desa yang sangat disegani dan dicintai bukan saja oleh rakyatnya tapi juga dari atasanya karena kedermawanan dan karismatiknya.
Pada tanggal 08 april 1966 bertepatan dengan hari jum’at kliwon, Kabupaten Batang kembali memisahkan diri dari wilayah Pekalongan, hal ini membuat pemerintahan diDesa Brokoh secara admnistrasi juga terkena imbasnya sehingga terjadi masa transisi, pada masa ini kepala desa dijabat oleh Ratmin yang berasal dari Dukuh Kupang, dengan pusat pemerintahan sementara berada dirumahnya, namun setelah keadaan berangsur mulai membaik akhirnya pemerintahan kembali ke Dukuh Krajan lagi hingga sekarang. Adapun jabatan kepala desa selah kepemimpinan Ratmin secara berurutan adalah sebagai berikut :
– Durahim : 1967 – 1973
– Bahrun : 1973 – 1979
– Dalil : 1979 – 1986
– Mukmin : 1986 – 2007 ( Dua periode )
– Darma nyoto : 2007 – 2019 ( Dua periode )
– Mukmin : 2019 – 2025
Dari kepemimpinan para Kepala Desa tersebut diatas secara berurutan juga telah melewati berbagai macam sejarah mulai dari orde lama, orde baru maupun era Reformasi dengan berbagai macam torehan tinta prestasi dalam kepemimpinanya sehingga sampai sekarang Desa Brokoh telah tumbuh menjadi desa yang berkembang menuju desa maju namun tetap bernuansa religius yang mampu bersanding dengan desa-desa lain dikecamatan Wonotunggal.

Bidang Pendidikan
Dalam ikut mensukseksekan program B3B, Pemerintah Desa Brokoh dan Pokja PKK di bidang Pendidikan Dua tahun yang lalu bermitra dengan tim KKN STAIN Pekalongan berupaya melaksanakan program tersebut, adapun teknis pelaksanaanya di tiap dukuh dengan sasaran warga yang belum bisa baca tulis, Antusias dari masyarakat adanya kegiatan ini cukup bagus meskipun dengan berbagai kendala karena terbentur kesibukan pekerjaan rumah tangga dari warga belajar ini,dan hasilnya cukup bagus meski ketuntasan belajar belum mencapai 100 % .
Bidang Kesenian
Sebagai upaya kelestarian budaya / kesenian, di Desa Brokoh telah ada kelompok kesenian daerah dan modern antara lain :
i. Kesenian Rebana

Bidang Olah Raga dan Pemuda
Untuk mengarah Tugas Seksi pemuda dan olah raga di organisasi Karang Taruna, di Desa Brokoh secara rutinitas selalu diadakan kegiatan olah raga antara lain :
i. Bola Voly
ii. Sepak Bola

Bidang Keamanan
Dalam menjaga keamanan dan ketertiban, seluruh masyarakat selalu berupaya memelihara tali silaturani guna menjaga dan meningkatkan saling kepedulian antar warga sehingga akan tercipta lingkungan yang kondusif aman dan damai hal tersebut di wujudkan adanya pos kamling di masing –masing pedukuhan untuk menjaga keamanan.

Bidang K3
Untuk menumbuhkan kesadaran K3, maka di Desa Brokoh melaui kepala dukuh telah membentuk pengurus K3 yang dengan demikian akan menjadi pemicu kepada warga untuk selalu dapat menjaga lingkungannya terutama pada program Jum’at Bersih, Disamping itu untuk tiap pedukuhan budaya gotong royong masih tertanam dan melekat diwarga desa Brokoh hal ini dapat dilihat adanya kegiatan pemeliharaan saluran irigasi yang biasa disebut Dawuhan yang dipimpin oleh kasi pertanian dan kepala dukuh masing-masing, dengan jadual harinya berlainan.

Bidang Kesehatan
Di Desa Brokoh telah tersedia Pos Kesehatan Desa ( PKD ) yang mana telah dimanfaatkan dengan baik dari berbagai kegiatan antara lain : Pelayanan KB, Ibu Hamil, Imunisasi, dan juga pelayanan bagi ibu yang melahirkan.
Posyandu juga melaksanakan kegiatan penimbangan balita, Imunisasi Balita, Pemberian Vitamin, Pemberian makanan tambahan dan lain – lain, Disamping itu penimbangan Balita ini juga berguna untuk mengetahui pertumbuhandan kesehatan Balita secara berkala, sehingga tidak akan ada lagi Balita di desa Brokoh yang menderita Gizi buruk, karena sudah diantisipasi sejak dini. Dalam rangka mengurangi pencemaran air sungai, diprogramkan agar setiap rumah dapat memiliki WC / jamban keluarga.

Informasi Profil Desa Brokoh

a. Alamat lengkap Desa unduh

b. Tugas dan Fungsi  Pemerintah Desa unduh

c. Visi misi Kades unduh

d. Struktur organisasi Pemerintah Desa unduh

e. Profil Kepala Desa dan Perangkat desa unduh

f. Profil Desa Tahun 2018 unduh